{"id":8354,"date":"2026-06-18T14:46:03","date_gmt":"2026-06-18T07:46:03","guid":{"rendered":"https:\/\/pmi.walisongo.ac.id\/?p=8354"},"modified":"2026-06-18T14:46:04","modified_gmt":"2026-06-18T07:46:04","slug":"dari-potensi-lokal-menuju-transformasi-digital-hmj-pmi-uin-walisongo-gelar-diskusi-terbuka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pmi.walisongo.ac.id\/?p=8354","title":{"rendered":"Dari Potensi Lokal Menuju Transformasi Digital: HMJ PMI UIN Walisongo Gelar Diskusi Terbuka"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Semarang<\/strong> \u2013 Himpunan Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (HMJ PMI) UIN Walisongo Semarang kembali menghadirkan ruang diskusi yang inspiratif melalui kegiatan <strong>\u201cDiskusi Terbuka: Memotret Potensi Pemberdayaan di Masyarakat Melalui Pemberdayaan Digital\u201d<\/strong>. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (22\/5\/2026) pukul 15.00 WIB di Laboratorium Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo ini diikuti oleh sekitar 70 peserta dari kalangan mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menghadirkan <strong>Dr. Abdul Ghoni, M.Ag.<\/strong> dan <strong>Drs. KH Amin Maulana Budi Harjono, M.Sos.<\/strong> sebagai narasumber, diskusi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas perspektif mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Berbagai gagasan dan pengalaman yang disampaikan narasumber memberikan gambaran bahwa perkembangan teknologi dapat menjadi sarana yang efektif untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih dari sekadar forum akademik, kegiatan ini menjadi pengalaman bersama untuk belajar memahami lingkungan, mengenali berbagai peluang yang ada, serta menyadari bahwa setiap komunitas memiliki kekuatan dan potensi yang dapat berkembang melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi digital. Berbagai isu mengenai transformasi sosial, pemberdayaan berbasis komunitas, hingga tantangan era digital menjadi topik yang memperkaya jalannya diskusi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif bertukar pandangan serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait strategi pemberdayaan masyarakat di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Dari proses tersebut, peserta diajak untuk memahami bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana, seperti kepedulian terhadap lingkungan sekitar, kemauan untuk mengenali potensi yang dimiliki masyarakat, serta komitmen untuk mendukung pengembangannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kegiatan ini, HMJ PMI UIN Walisongo tidak hanya berupaya menghadirkan ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa transformasi digital dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan masyarakat yang berdaya dan mandiri. Semangat kolaborasi yang terbangun selama kegiatan diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sosial di tengah dinamika zaman.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">HMJ PMI UIN Walisongo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan menjadi bagian dari terselenggaranya kegiatan ini. Harapannya, langkah kecil yang telah dilakukan bersama dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan menjadi awal dari perubahan yang lebih besar bagi masyarakat di masa mendatang.<br><br><strong>Penulis:<\/strong> Tim Media HMJ PMI UIN Walisongo Semarang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang \u2013 Himpunan Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (HMJ PMI) UIN Walisongo Semarang kembali menghadirkan ruang diskusi yang inspiratif melalui kegiatan \u201cDiskusi Terbuka: Memotret Potensi Pemberdayaan di Masyarakat Melalui Pemberdayaan Digital\u201d. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (22\/5\/2026) pukul 15.00 WIB di Laboratorium&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-8354","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pmi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pmi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pmi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pmi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pmi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8354"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pmi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8354\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8355,"href":"https:\/\/pmi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8354\/revisions\/8355"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pmi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pmi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pmi.walisongo.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}